PLT Sekda Ita Minarni Langkah Bijak Kemajuan Daerah
Buntok// Semangat kebersamaan dan kebijaksanaan menyelimuti Lapangan Upacara Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, dalam rangkaian peringatan tahun 2026. Pemerintah daerah menerapkan pendekatan baru yang bermakna dengan menyatukan empat peristiwa bersejarah penting bagi masyarakat dalam satu rangkaian upacara yang khidmat namun tetap hangat. Langkah ini bukan hanya bukti kreativitas pelayanan publik, melainkan wujud nyata kehati-hatian dan efisiensi dalam pembangunan. Kehadiran aparatur sipil negara, tokoh masyarakat, dan warga menjadi penegas bahwa rasa cinta tanah air dan semangat berprestasi tetap menyala terang demi kemajuan daerah. 23/05/2026
Empat momen besar yang disatukan adalah Peringatan Hari Otonomi Daerah, Hari Pendidikan Nasional, Hari Kebangkitan Nasional, serta Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah. Keempat peristiwa ini memiliki makna mendalam bagi sejarah dan kemajuan bangsa serta daerah. Otonomi Daerah mengingatkan tanggung jawab mengelola rumah tangga daerah sendiri, Pendidikan Nasional menegaskan ilmu sebagai kunci masa depan, Kebangkitan Nasional membakar semangat persatuan, sedangkan Hari Jadi menjadi bukti perjalanan panjang pembangunan. Penyatuan ini bukan pengurangan makna, melainkan penguatan pesan bahwa semua nilai tersebut berjalan beriringan demi tujuan mulia: memajukan daerah dan menyejahterakan warga.
PLT Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Selatan, Dr. Ita Minarni, S.T., M.T., yang memimpin jalannya upacara dengan senyum ramah dan tutur kata lembut namun berwibawa, mengungkapkan rasa syukur mendalam atas kelancaran kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa setiap peringatan hari bersejarah adalah kewajiban untuk menghormati sejarah dan jasa para pendahulu yang meletakkan dasar pembangunan di tanah ini. “Sangat bersyukur atas terselenggaranya dan kita bisa melakukan upacara Hari Jadi, seluruh kabupaten wajib dilaksanakan, dan kebetulan kita efisiensi ya jadi kegiatan kita satukan ada 4 acara,” ujar Dr. Ita Minarni dengan nada menyentuh hati.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa alasan utama penyatuan keempat acara besar ini adalah untuk melakukan penghematan biaya dan penggunaan anggaran negara secara lebih bijak dan tepat sasaran. Langkah ini menjadi contoh nyata komitmen pemerintah dalam mengelola sumber daya sebaik-baiknya, tanpa mengurangi makna, kekhidmatan, dan kualitas peringatan. Isi serta pesan dari masing-masing momen tetap disampaikan dan dipahami baik oleh seluruh peserta. “Kenapa disatukan itu untuk menghemat biaya, kita tetap melaksanakan sesuatu yang bernilai tinggi dan bermanfaat, namun dilakukan dengan cara yang cerdas dan bertanggung jawab,” tambahnya, mengingatkan bahwa kesederhanaan adalah wujud kepedulian terhadap uang rakyat.
Di akhir sambutannya, Dr. Ita Minarni menyampaikan doa dan harapan agar Kalimantan Tengah senantiasa diberkahi kemajuan, serta masyarakatnya hidup makmur dan bahagia lahir batin. Beliau menyadari adanya tantangan yang sedang dihadapi saat ini, namun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah menyerah dan terus berusaha sebaik mungkin. “Walaupun keadaan yang agak sulit sekarang, insyaallah semua akan baik-baik saja,” ucapnya penuh keyakinan. Pesan mendalam yang tersirat mengajak warga menghargai sejarah, memprioritaskan pendidikan, menjaga persatuan, dan menerapkan pola hidup hemat demi masa depan Barito Selatan yang semakin gemilang.
Penulis: Husin






