Peringatan Hari Lahir Pancasila: Pedoman Bernegara dan Harapan Damai Dunia

Buntok // Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 tahun 2026 pada Senin pagi dengan penuh khidmat. Momen penting ini dilaksanakan halaman kantor Bupati Buntok, sebagai wujud penghormatan dan pengingat kembali akan nilai-nilai luhur bangsa yang menjadi dasar seluruh tatanan kehidupan bernegara. Dalam kesempatan tersebut, PLT Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Selatan, Dr. Ita Minarni, S.T., M.T., memberikan keterangan kepada awak media mengenai makna mendasar dari peringatan ini bagi masyarakat dan pemerintahan daerah.01/06/2025

Menurut Dr. Ita Minarni, peringatan hari lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni bukan sekadar kegiatan seremonial belaka, melainkan momen untuk menguatkan kembali komitmen bersama. “Kita memperingati hari lahir Pancasila ini, kita harapkan bahwa ada lima sila yang harus kita penuhi atau jadikan pedoman dalam melaksanakan roda pemerintahan maupun bernegara,” ujarnya. Ia menegaskan, kelima sila tersebut wajib menjadi landasan utama bagi seluruh elemen pemerintahan dalam bekerja sama dan memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat luas. Nilai-nilai inilah yang menjadi pegangan agar setiap kebijakan dan tindakan pemerintah selalu berjalan di jalur yang benar dan adil.

Lebih jauh ia menyampaikan harapan besar yang turut dikumandangkan dalam doa bersama masyarakat di tengah situasi dunia saat ini. “Semoga kita berdoa ya, dengan adanya doa masyarakat bahwa perang itu cepat berakhir sehingga BBM bisa turun dan pertumbuhan ekonominya lebih bagus,” ungkapnya dengan penuh harap. Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada kabar resmi yang menyatakan harga bahan bakar minyak akan naik kembali, namun pihaknya tetap waspada dan berharap kondisi harga tetap aman. Masyarakat pun diminta untuk senantiasa optimis dan berkeyakinan bahwa segala tantangan ekonomi dapat dilalui dengan baik selama kita bersatu.

Terkait isu harga yang sempat menjadi kekhawatiran sebagian warga, Dr. Ita menyampaikan harapan agar kondisi harga kebutuhan pokok dan energi dapat kembali normal dan stabil seperti sedia kala. Ia mengajak seluruh warga Barito Selatan untuk tidak mudah panik, melainkan tetap bersyukur atas segala nikmat yang ada meskipun keadaan ekonomi global sedang bergejolak. Sikap optimis dan rasa syukur dinilainya sangat penting untuk menjaga ketenangan dan keharmonisan kehidupan bermasyarakat sehari-hari. Semangat Pancasila diharapkan menjadi penguat agar kita tetap tegar dan saling mendukung satu sama lain dalam menghadapi segala situasi.

Di akhir pernyataannya, Dr. Ita kembali menekankan makna peringatan ke-81 tahun ini sebagai titik balik untuk menerapkan nilai persatuan dan kemanusiaan dalam kehidupan nyata. “Hari ini hari lahir Pancasila tahun 2026, dan semoga dunia kita akan menjadi baik-baik saja dan perang akan segera berakhir,” tutupnya. Ia berharap, dengan berakhirnya konflik di berbagai belahan dunia, ketenangan dan kesejahteraan dapat dirasakan oleh seluruh umat manusia tanpa terkecuali. Bagi Barito Selatan, Pancasila tetap menjadi pondasi kokoh yang menjamin kedamaian, kemajuan, dan kebahagiaan seluruh warganya.

Penulis: Husin